| Judul | Pendidikan Islam Berbasis Wahyu di Era AI: Tafsir Ayat-ayat Pendidikan dan Transformasi Pedagogik |
| Penulis | Ahmad Fauzi, S.Pd.I., M.Pd. M. Agus Sayuti, S.Ag., M.Ag. |
| Halaman | 176 hlm |
| Cover | Soft Cover |
| Ukuran | 15.5×23 cm |
| ISBN | dalam proses |
Di tengah derasnya arus revolusi teknologi dan hadirnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dunia pendidikan menghadapi persimpangan penting: antara kemajuan yang menjanjikan dan krisis nilai yang mengkhawatirkan. Buku “Pendidikan Islam Berbasis Wahyu di Era AI: Tafsir Ayat-Ayat Pendidikan dan Transformasi Pedagogik” hadir sebagai jawaban atas tantangan tersebut dengan menawarkan sebuah pendekatan integratif yang memadukan wahyu dan inovasi.
Berangkat dari kesadaran bahwa Al-Qur’an bukan sekadar sumber spiritual, tetapi juga fondasi epistemologis pendidikan, buku ini mengupas konsep-konsep kunci seperti tarbiyah, ta’dib, dan ta’lim sebagai kerangka dasar pendidikan Islam. Melalui pendekatan tafsir tematik (maudhu’i), penulis menelusuri ayat-ayat pendidikan untuk menggali prinsip-prinsip mendasar tentang manusia sebagai makhluk pembelajar, ilmu sebagai amanah ilahiyah, serta pentingnya adab dalam membangun peradaban.
Lebih jauh, buku ini mengaitkan pesan wahyu dengan realitas pendidikan modern, termasuk revolusi literasi berbasis perintah iqra’, transformasi makna ilmu dan hikmah di era digital, hingga peran strategis guru sebagai murabbi, mu‘allim, dan muaddib yang tidak tergantikan oleh teknologi. Di sisi lain, peserta didik dipahami sebagai individu yang memiliki potensi fitrah yang harus dikembangkan secara holistik melalui pendekatan yang menyentuh aspek qalb, ‘aql, dan nafs.
Tidak berhenti pada tataran konsep, buku ini juga menawarkan gagasan praktis tentang metode pembelajaran Qur’ani yang relevan dengan model inovatif seperti Problem-Based Learning, Inquiry Learning, dan Blended Learning. Kurikulum pendidikan Islam dirancang ulang berbasis nilai wahyu dengan tetap mengintegrasikan IMTAQ dan IPTEK, serta menempatkan AI sebagai alat yang memperkuat, bukan menggantikan tujuan pendidikan.
Pembahasan tentang evaluasi pendidikan pun mengalami redefinisi, dari sekadar pengukuran menuju muhasabah yang holistik, sementara aspek etika digital menjadi perhatian utama dalam menghadapi potensi penyalahgunaan teknologi. Pada bagian akhir, buku ini mengajak pembaca menatap masa depan pendidikan Islam dengan visi yang kokoh: membangun peradaban berbasis wahyu yang tetap relevan di tengah kemajuan teknologi.
Dengan pendekatan yang komprehensif, reflektif, dan aplikatif, buku ini tidak hanya menjadi referensi akademik, tetapi juga panduan strategis bagi pendidik, akademisi, dan pemerhati pendidikan Islam dalam merancang sistem pendidikan yang berakar pada nilai ilahiyah sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman.
| Rp83,000.00 | |||
Click to add this item to cart. | |||