| Judul | Madura Anti-Feminis(Me): Pembebasan, Tanah Tandus, dan Tengka |
| Penulis | Aliya Zahra |
| Halaman | 111 hlm |
| Cover | Soft Cover |
| Ukuran | 14×21 cm |
| ISBN | 978-634-7376-89-3 |
Buku ini berupaya menelusuri akar budaya patriarkal yang membentuk struktur sosial masyarakat Madura, sekaligus memotret realitas kehidupan perempuan Madura dalam ruang domestik dan sosial. Melalui studi literatur, cerita perempuan penyintas, dan observasi lapangan. Bab pertama menguraikan latar historis dan kultural Madura, akar patriarki yang menguatkan subordinasi perempuan, serta dampak nyata yang dirasakan perempuan pinggiran sebagai kelompok yang paling rentan. Jeritan perempuan Madura tidak ditempatkan sebagai narasi konflik semata, melainkan sebagai refleksi atas ketimpangan struktural yang telah lama dinormalisasi dalam tradisi dan praktik sosial.
Bab-bab selanjutnya mengkaji fenomena Madura Anti-Feminisme dari perspektif sosial-kultural dan ideologis. Konsep gender dan feminisme dibahas secara kritis untuk melihat relevansinya dengan konteks Madura, tanpa memaksakan kerangka pemikiran Barat secara utuh. Tradisi, geografis, simbol budaya seperti carok, serta pakem nilai sosial dikaji sebagai bagian dari identitas kolektif yang turut memengaruhi posisi dan peran perempuan. Pada saat yang sama, nilai-nilai Islam lokal dan prinsip Bhuppa’, Bhabhu’, Ghuru, Rato dianalisis sebagai fondasi ideologis yang membentuk relasi kuasa, sekaligus membuka ruang dialog antara budaya, agama, dan pemberdayaan perempuan.
| Rp60,500.00 | |||
Click to add this item to cart. | |||
